Roneki Media
No Result
View All Result
  • Home
  • Pop Culture
    • Anime
    • Comics
    • Novels
    • Events
  • Entertainment
    • Idol
    • Music
    • Drama
  • Gaming
    • Esports
  • Review
    • Drama Review
    • Game Review
    • Film Review
  • More
    • Support Us
    • About Us
    • Contact
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
Roneki Media
  • Home
  • Pop Culture
    • Anime
    • Comics
    • Novels
    • Events
  • Entertainment
    • Idol
    • Music
    • Drama
  • Gaming
    • Esports
  • Review
    • Drama Review
    • Game Review
    • Film Review
  • More
    • Support Us
    • About Us
    • Contact
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
No Result
View All Result
Roneki Media
No Result
View All Result
Home Entertainment

Pelangi di Mars Siap Jadi Lompatan Besar Film Sci-fi Indonesia

MamalNaresh by MamalNaresh
27 November 2025
in Entertainment, Movie
0
Pelangi di Mars Siap Jadi Lompatan Besar Film Sci-fi Indonesia

Doc. Film Pelangi di Mars

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Roneki Media – Film fiksi ilmiah Pelangi di Mars mulai mencuri perhatian setelah merilis teaser trailer. Banyak penonton kagum dengan visualnya dan menilai bahwa film ini berpotensi membawa perubahan besar bagi dunia perfilman Indonesia, terutama untuk genre sci-fi yang selama ini jarang mendapat sorotan. Digarap oleh Mahakarya Pictures dan Multi Buana Kreasindo, serta bekerja sama dengan DossGuava XR Studio, PT Produksi Film Negara (PFN), dan Guava Film. Film ini dijadwalkan tayang pada tahun 2026 mendatang.

Roneki Media - Table Of Contents

Toggle
  • Kisah Gadis Pertama yang Lahir di Mars
  • Produksi Hybrid Live Action dan Teknologi XR

Kisah Gadis Pertama yang Lahir di Mars

Pelangi di Mars mengangkat cerita tentang Pelangi, gadis berusia dua belas tahun yang menjadi manusia pertama yang lahir di Mars. Saat koloni manusia memutuskan untuk meninggalkan Mars, Pelanngi justru harus bertahan sendirian di tengah lanskap tandus tanpa penghuni.

Doc. Film Pelangi di Mars

Perjalanannya berubah Ketika ia bertemu sekelompok robot yang mengalami kerusakan sistem. Bersama para robot ini, Pelangi memulai petualangan panjang untuk menemukan mineral Ajaib yang dipercaya memiliki kemampuan memurnikan air Bumi. Misi ini menjadi harapan bagi planet yang sekarat.

Seiring perjalanan, Pelangi dan para robot harus melewati banyak rintangan sambal mempelajari arti kerja sama, persahabatan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Produksi Hybrid Live Action dan Teknologi XR

Film yang digarap oleh sutradara Upie Guava serta ditulis Alim Sudio ini menghadirkan konsep produksi yang berbeda dari film Indonesia pada umumnya. Meski memadukan aktor asli dengan animasi dan visual efek, film ini bukan animasi penuh melainkan hybrid.

Tim produksi membangun dunia Mars dengan teknologi Extended Reality XR dan mesin grafis 3D Unreal Engine. Proses syutingnya dibuat seolah berada di dunia virtual karena latar planet Mars diproyeksikan di layar LED raksasa sehingga para aktor bisa berinteraksi langsung seakan benar berada di permukaan Mars.

Adegan robot juga diproduksi lewat teknik motion capture yang merekam pergerakan stuntman sebelum mengubahnya menjadi animasi 3D. Kompleksitas ini membuat proses produksinya penuh uji coba karena belum ada film Indonesia yang menggunakan skala teknologi seperti ini sebelumnya.

Keinaya Messi Gusti berperan sebagai Pelangi. Lutesha memerankan Pratiwi dan Rio Dewanto sebagai Banyu. Beberapa pemeran lain yang ikut terlibat yaitu Livy Renata dan Myesha Lin.

Cuplikan pendek yang sudah beredar memperlihatkan visual yang dianggap melampaui standar film lokal. Banyak yang memuji keberaniannya bersaing dengan standar produksi internasional dan menyebut film ini sebagai langkah besar bagi genre sci-fi Indonesia.

Tags: Film Sci Fi IndonesiaMahakarya PicturesPelangi di MarsTeknologi XRUpie Guava
Previous Post

Akhirnya Crows dan Worst Dapat Sekuel Baru dari Hiroshi Takahashi

Next Post

Festival Kreator Terbesar di Dunia Siap Dibuka, WCG 2025 Festival Digelar 12 Desember di Jakarta

Next Post
Festival Kreator Terbesar di Dunia Siap Dibuka, WCG 2025  Festival Digelar 12 Desember di Jakarta

Festival Kreator Terbesar di Dunia Siap Dibuka, WCG 2025 Festival Digelar 12 Desember di Jakarta

Discussion about this post

Recommended

Pengisi Suara Ghost in the Shell & Jujutsu Kaisen, Atsuko Tanaka Meninggal Dunia

Pengisi Suara Ghost in the Shell & Jujutsu Kaisen, Atsuko Tanaka Meninggal Dunia

14 November 2025
VTuber Minato Aqua Lulus Dari hololive: Umumkan Konser Terakhir!

VTuber Minato Aqua Lulus Dari hololive: Umumkan Konser Terakhir!

17 Oktober 2024
Karawang Weabo Fest 2024 Hadir Lagi Dengan Keseruan Baru!

Karawang Weabo Fest 2024 Hadir Lagi Dengan Keseruan Baru!

14 November 2025
One Ok Rock Akan Mengadakan World Tour Di 7 Kota!!

One Ok Rock Akan Mengadakan World Tour Di 7 Kota!!

17 Oktober 2024

Categories

  • Anime
  • Comics
  • Drama
  • Drama Review
  • Entertainment
  • Esports
  • Events
  • Film Review
  • Gaming
  • Idol
  • Movie
  • Music
  • Novels
  • Pop Culture
  • Review
  • Tak Berkategori

Instagram

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • About Us
  • Terms of Service
  • Disclaimer
  • Contact

© 2025 Roneki Media

No Result
View All Result
  • Home
  • Pop Culture
    • Anime
    • Comics
    • Novels
    • Events
  • Entertainment
    • Idol
    • Music
    • Drama
  • Gaming
    • Esports
  • Review
    • Drama Review
    • Game Review
    • Film Review
  • More
    • Support Us
    • About Us
    • Contact
    • Disclaimer
    • Privacy Policy

© 2025 Roneki Media